No icon

Potensi besar sepak bola yang tersimpan dalam tayangan video Youtube

Youtube: Sarana Alternatif Menikmati Sepak Bola

Youtube telah menjadi salah satu platform hiburan yang cukup populer belakangan ini. Ketika acara televisi sudah mulai membosankan, Youtube muncul sebagai alternatif penyedia hiburan bagi masyarakat.

Sepak bola sendiri yang dahulu (sekarang pun masih) dinikmati lewat tayangan televisi, kini juga sudah memasuki relung-relung Youtube. Ada kalanya pertandingan yang kita tonton di stadion atau televisi terasa sangat membosankan. Youtube menawarkan alternatif menikmati sepak bola di luar 2x45 menit. Lewat pilihan konten yang tak terbatas dan dengan cakupan penonton yang lebih luas.

Banyak konten sepak bola yang ditawarkan oleh Youtube lewat channel yang beragam. Channel yang menyediakan konten ada yang resmi milik suatu klub atau, komunitas suporter hingga individu. Konten yang disediakan meliputi hightlights pertandingan, tips dan trik sepak bola, podcast, aktivitas suporter suatu klub, dan masih banyak lagi.

Pada tahun 2014, jumlah rata-rata penonton video sepak bola via online mencapai 83 juta penonton per hari. Saat piala dunia 2014, Tubular Labs mencatat angka tertinggi penonton video sepak bola via online mencapai 120 juta penonton dalam satu hari. Angka tersebut diprediksi masih bisa meningkat, mengingat pertumbuhan penonton mencapai 72% dalam beberapa tahun.

Youtube menjadi salah satu platform terbesar yang menayangkan video sepak bola. Lebih dari 70% video sepak bola diunggah ke Youtube pada tahun tersebut.Diikuti oleh Facebook pada posisi ke-2. Fitur yang lebih baik serta aksesibilitas yang mudah membuat content creator (pembuat konten) lebih memilih Youtube sebagai platform untuk menayangkan video mereka.

Tubular labs juga mencatat, konten sepak bola yang paling dicari oleh penonton adalah permainan sepak bola di luar pertandingan resmi. Contoh dari konten ini seperi 3 on 3 challange, freestyle challange, atau permainan sepak bola pada console game seperti Pro Evolution Soccer (PES) dan FIFA. Peringkat ke-2 konten yang paling dicari ditempati oleh video kompilasi pemain. Hightlights pertandingan justru hanya menempati peringkat ke-3 dengan presentase hanya 13%. Ini menarik karena klub sepak bola yang sering menjadi magnet penonton kalah bersaing dengan fitur diluar pertandingan resmi.

Di Indonesia sendiri, perkembangan channel sepak bola di Youtube cukup bagus. Beberapa klub profesional sudah memiliki channel resmi yang dikelola dengan baik. Ambil contoh channel Bali United dan Persib Official. Kedua channel ini dikelola dengan sangat baik. Kontennya dibuat dengan format yang bagus tanpa mengunggah ulang video yang sudah pernah diunggah sebelumnya. Beberapa channel yang berlabel official terkadang masih suka mengunggah ulang video dari sumber lain.

Kelompok suporter pun tidak mau ketinggalan. Channel Youtube milik suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud, menjadi channel Youtube suporter sepak bola terbesar di Indonesia dengan jumlah subscriber mencapai 22.142 sampai tulisan ini dibuat. Presentasinya sangat bagus karena memang dikelola oleh orang orang yang berkompeten. Bisa dijadikan rujukan bagi kelomok suporter lain yang ingin berkecimpung dalam dunia Youtube.

Sepak bola dan Youtube kini sudah menjadi satu bagian yang sulit dipisahkan. Kultur cara menikmati sepak bola sudah banyak berubah sejak adanya Youtube. Masih banyak potensi sepak bola yang bisa digali lewat Youtube. Youtube hanya menyajikan alternatif cara menikmati sepak bola. Namun, kenikmatan datang ke stadion mendukung tim kebanggaan secara langsung tetap tidak akan bisa tergantikan. Sampai kapanpun.

Comment

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/php_print.so' - /opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/php_print.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: