No icon

Prestasi terus merosot

Dare to Say Good Bye, Wenger?

Pelatih kelahiran Strasbourg, 67 tahun silam menjadi manager Arsenal sejak tahun 1996. Arsene Wenger menjadi Manager terlama dan tersukses dalam sejarah Arsenal. Bahkan didalam sejarah Premier League, Wenger tercatat menjadi pelatih terlama kedua di Premier League yang menangani sebuah klub setelah Sir Alex Ferguson.

2 tahun setelah menjabat sebagai manager di Arsenal, Wenger berhasil mempersembahkan double winner dengan menjuarai Liga dan Piala FA. Wenger kembali mengulangi prestasi luar biasa 4 tahun kemudian dimana kembali meraih double winner pada tahun 2002 setelah mengalahkan Chelsea pada final Piala FA dan menjuarai Liga pada tahun 2012. 

Dekade awal membesut Arsenal merupakan masa-masa keemasan Wenger menjadi pelatih. 11 Trophi berhasil dipersembahkan, yaitu menjadi Jawara premier league pada tahun 1997/1998, 2001/2002, 2003/2004, kemudian menjadi jawara FA Cup pada tahun 1997/1998, 2001/2002, 2002/2003, 2004/2005, dan gelar Community Shield pada tahun 1998, 1999, 2002, dan 2004.

Pencapaian luar biasa pada dekade awal bersama Arsenal juga mempersembahkan penghargaan individu kepada Wenger selaku pelatih Arsenal. Beberapa penghargaan yang berhasil dia peroleh antara lain:
One d’Or Coach of The Year : 2000, 2002, 2003, 2004
Premier League Manager of the Season : 1998, 2002, 2004
IFFHS World Coach of the Decade : 2001-2010
English Football Hall of Fame : 2006

Pada dekade awal ini pula banyak bintang berlahiran berkat sentuhan tangan dingin Wenger sebut saja Tony Adams (1996-2002), David Seamen (1996-2003), Ray Parlour (1996-2004), Patrick Vieira (1996-2005), Dennis Bergkamp (1996-2006), Nicolas Anelka (1997-1999), Marc Overmas (1997-2000), Emmanuel Petit (1997-2000), Thierry Henry (1999-2007 dan 2012), Freddie Ljunberg (1998-2007), Ashley Cole (2000-2006), Robert Pires (2000-2006), Sol Campbell (2001-2006 dan 2010) Gilberto Silva (2002-2008), Kolo Toure (2002-2009), Cesc Fabregas (2003-2011), dan Robin Van Persie (2004-2012). 

Memasuki dekade kedua melatih Arsenal atau sejak musim 2005, prestasi Arsenal selalu konsisten berada di posisi 3 atau 4 peringkat klasemen. Prestasi terbaik Wenger dalam 10 tahun terakhir baru didapatkan pada musim 2015/2016 dengan menjadi runner-up dibawah Leicester City.

Pada Dekade yang kedua, Wenger gagal mengulangi prestasi gemilang yang sudah diraihnya pada dekade pertama. Menjadi Jawara FA Cup 2 tahun berturut-turut pada tahun 2013 hingga 2015 dan menjadi jawara Community Shield 2014 dan 2015 mungkin bisa menjadi pelepas dahaga sebahagian Gooners atau bisa juga tidak menjadi balasan yang setimpal untuk ekspektasi para Gooners (Sapaan akrab supporter Arsenal).

Musim ini bisa menjadi musim yang penuh gejolak dan terburuk bagi Arsenal bersama Arsene Wenger. Hingga pekan ke 27. Arsenal baru meraih 15 Kemenangan dengan mengalami kekalahan 7 kali sehingga terdampar di posisi 5 klasemen, posisi terburuk yang pernah diraih sejak 12 tahun terakhir dan berkemungkinan tergusur ke peringkat 6 mengingat Manchester United dapat menyalip posisi mereka dengan hanya berselisih 1 point dan Manchester United memiliki tabungan pertandingan sisa sebanyak 1 kali pertandingan.

Secara statistik, pencapaian musim kali ini jelas pencapaian terjelek yang pernah mereka raih. Kebobolan sebanyak 34 gol baru di pekan 27 merupakan pencapaian terburuk jika dibandingkan dengan kebobolan yang mereka alami pada akhir musim kemarin yang hanya kebobolan 36 gol. Jumlah kekalahan yang diterima juga menyedihkan untuk sebuah klub yang punya tradisi sebagai Big Four Premier League. Menderita 7 kali kekalahan yang dimana merupakan jumlah kekalahan yang sama diraih hingga akhir musim pada musim 2015/2016. 

Menderita 4 kekalahan dalam 5 pertandingan terakhir di Premier League dan kemungkinan akan kembali bertambah mengingat pekan depan mereka akan menjamu Manchester City yang berada 2 strip diatas mereka pada tabel peringkat EPL merupakan pertanda mulai hilangnya magis Arsene Wenger di Emirates Stadium. Performa di kancah Premier League dalam 5 pekan terakhir juga menjadi performa terjelek dari catatan yang dibukukan 11 peringkat teratas di tabel Premier League. Dengan kata lain total poin yang mereka dapatkan dalam 5 pertandingan terakhir tidak lebih baik dari yang didapatkan oleh Bournemouth yang berada di posisi 11. 

Pada kompetisi level Eropa Arsenal juga babak belur, kalah dengan skor identik 1-5 pada kandang dan tandang melawan Bayern Munich yang membuat seolah-olah Arsenal layaknya seperti tim medioker yang mendapatkan wild card untuk dapat bermain di babak 16 Besar Liga Champions.  

Melihat beberapa kekalahan dengan skor telak dan prestasi yang praktis stuck dalam 10 tahun terakhir apakah Wenger akan tetap mampu menarik hati managemen Arsenal untuk mempertahankan dirinya musim depan? 

Atau apakah sudah saatnya bagi wenger menunjukan sikap sejati dengan mengucapkan salam perpisahan kepada Arsenal yang sudah di tukanginya selama lebih dari 20 tahun sebagaimana media Inggris mulai banyak menyebut nama penggantinya sebagaimana telah diulas pada tulisan sebelum ini.

Related Post:
Gooners Menginginkan Pelatih Baru Menukangi Arsenal Musim Depan, Allegri Siap Merapat?

 

Bagaimana Wenger, Dare to Say Good Bye?

Comment

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/php_print.so' - /opt/alt/php56/usr/lib64/php/modules/php_print.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: